Jalan Penghubung Jember–Banyuwangi Retak Sepanjang 40 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Jalan Penghubung Jember–Banyuwangi Retak Sepanjang 40 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Jawa Timur, 9 Oktober 2026 – Kerusakan jalan penghubung Kabupaten Jember dan Banyuwangi menjadi perhatian setelah dilaporkan terdapat retakan sepanjang sekitar 40 meter. Kondisi ini mengundang kekhawatiran karena kerusakan jalan berada di dekat jurang dengan kedalaman sekitar 2–3 meter. Pengendara yang melintasi jalur tersebut diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama ketika melewati bagian jalan yang mengalami keretakan.

Retakan pada badan jalan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila terus meluas atau menyebabkan sebagian permukaan jalan ambles. Risiko tersebut semakin perlu diperhatikan jika jalur berada di kawasan dengan kondisi tanah yang labil atau berdekatan dengan tebing. Pengendara sepeda motor maupun mobil disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta tidak berhenti di dekat bagian jalan yang terlihat retak.

Kerusakan jalan di jalur penghubung antarkabupaten juga dapat mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat. Jalan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi warga yang melakukan perjalanan untuk bekerja, berdagang, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari antara Jember dan Banyuwangi. Karena itu, pemeriksaan kondisi jalan dan penanganan yang tepat diperlukan untuk mencegah kerusakan bertambah parah serta mengurangi risiko kecelakaan.

Masyarakat yang melintas di sekitar lokasi diharapkan memperhatikan rambu-rambu peringatan dan mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas. Jika ditemukan retakan yang semakin lebar, permukaan jalan turun, atau tanda-tanda longsor, pengguna jalan sebaiknya menghindari area berbahaya dan melaporkannya kepada pihak berwenang. Informasi mengenai lokasi persis kerusakan, penyebab retakan, serta rencana perbaikan perlu dikonfirmasi melalui instansi terkait.

Kerusakan sepanjang sekitar 40 meter tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan, khususnya pada jalur yang berdekatan dengan jurang atau kawasan rawan pergerakan tanah. Penanganan yang cepat dan pemeriksaan teknis diperlukan agar akses Jember–Banyuwangi tetap aman digunakan masyarakat. Hingga tersedia keterangan resmi lebih lanjut, pengendara sebaiknya mengutamakan keselamatan dan tidak menganggap kondisi jalan tersebut aman untuk dilalui dengan kecepatan normal.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/jalan-penghubung-jember-banyuwangi-retak-sepanjang-40-meter-pengendara-diminta-waspada

Minimarket Belum Buka, Warga Sudah Kasih “Grand Closing” Pakai Ekskavator!

Minimarket Belum Buka, Warga Sudah Kasih “Grand Closing” Pakai Ekskavator!

PAMEKASAN, Jawa Timur – Aksi penolakan pembangunan minimarket di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah sekelompok massa menggunakan alat berat jenis ekskavator untuk merusak bangunan yang masih dalam proses pembangunan pada Rabu (7/10/2026). Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah video pembongkaran beredar di media sosial. Aksi ini dipicu penolakan terhadap kehadiran gerai ritel modern di wilayah tersebut.

Massa yang disebut berasal dari kalangan santri dan alumni sejumlah pondok pesantren mendatangi lokasi pembangunan untuk mendesak agar proyek dihentikan. Dalam aksi tersebut, ekskavator digunakan untuk merusak sejumlah bagian bangunan, sementara papan nama proyek dan peralatan kerja juga dilaporkan mengalami kerusakan. Polisi turun tangan untuk meredam situasi agar kerusakan tidak semakin meluas.

Penolakan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran sebagian warga terhadap dampak ekspansi ritel modern bagi pedagang kecil dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Mereka khawatir kehadiran minimarket akan menambah persaingan bagi toko kelontong dan usaha lokal yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat. Massa juga mempersoalkan kelengkapan izin pembangunan gerai tersebut.

Namun, pihak pengelola membantah tudingan mengenai kelengkapan perizinan. Koordinator tim perizinan PT Indomarco Prismatama wilayah Madura, Wibowo, menyatakan bahwa dokumen dan persyaratan legalitas telah dipenuhi sebelum pembangunan dilanjutkan. Perbedaan pandangan mengenai izin dan dampak ekonomi inilah yang menjadi bagian dari persoalan yang perlu diselesaikan melalui klarifikasi serta mekanisme pemerintah dan hukum, bukan melalui tindakan perusakan.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menyatakan bahwa kepolisian mengedepankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi serta menyatakan akan menindaklanjuti dugaan perusakan sesuai prosedur apabila terdapat laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan. Masyarakat, tokoh agama, dan pihak terkait diimbau menahan diri serta mengutamakan dialog dan jalur hukum agar persoalan pembangunan minimarket di Palengaan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik lanjutan.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/minimarket-belum-buka-warga-sudah-kasih-grand-closing-pakai-ekskavator

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Gresik, Identitas dan Penyebab Kematian Jadi Sorotan

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Gresik, Identitas dan Penyebab Kematian Jadi Sorotan

GRESIK, 9 Oktober 2026 – Penemuan jasad seorang pria yang mengapung di perairan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengundang perhatian masyarakat. Jasad tersebut ditemukan oleh nelayan di perairan antara Pulau Mengare dan Desa Karangjamuan pada Sabtu (3/10/2026) sore. Setelah menerima laporan, petugas Satpolairud Polres Gresik segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Hingga laporan terbaru, penyebab kematian korban masih dalam pemeriksaan pihak berwenang.

Penemuan bermula ketika nelayan yang sedang mencari ikan melihat sosok tubuh manusia mengapung di permukaan laut. Menyadari kondisi tersebut, nelayan segera melaporkannya kepada petugas. Satpolairud Polres Gresik kemudian mengerahkan kapal patroli KP X-1017 bersama personel Ditpolairud Polda Jawa Timur yang menggunakan sejumlah kapal pendukung untuk membantu proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum. Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan media, identitas korban diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di saku celananya. Korban diketahui bernama Moch Alga Pamungkas, berusia 25 tahun, dan tercatat sebagai warga Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Dalam penanganan kasus ini, petugas juga meminta keterangan dari dua nelayan yang mengetahui keberadaan jasad tersebut. Polisi turut berupaya menghubungi keluarga korban berdasarkan identitas yang ditemukan. Meski identitas telah diketahui melalui KTP, penyebab korban berada di perairan tersebut serta kondisi yang mengakibatkan kematiannya belum dapat dipastikan. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menyampaikan kesimpulan.

Satpolairud Polres Gresik mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut, agar segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan atau situasi darurat di perairan. Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat kepolisian 110 untuk meminta bantuan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di laut serta perlunya menunggu informasi resmi agar penyebab kematian korban tidak disimpulkan berdasarkan dugaan semata.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/jasad-pria-ditemukan-mengapung-di-perairan-gresik-identitas-dan-penyebab-kematian-jadi-sorotan

Bukan Sekadar Kuliah dan Kursus! Ruang Dosen dan ACC Learning Bawa Cara Baru Mengelola Dunia Pendidikan

Bukan Sekadar Kuliah dan Kursus! Ruang Dosen dan ACC Learning Bawa Cara Baru Mengelola Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi digital mulai mengubah cara dunia pendidikan menjalankan aktivitasnya. Perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, hingga peserta pelatihan kini membutuhkan sistem yang lebih praktis untuk mendukung kegiatan belajar dan pengelolaan akademik. Di tengah kebutuhan tersebut, pemanfaatan aplikasi digital menjadi salah satu pilihan untuk membantu proses pendidikan berjalan lebih efektif, terorganisasi, dan mudah diakses.

Namun, digitalisasi pendidikan bukan hanya soal memindahkan kegiatan konvensional ke layar komputer atau ponsel. Pengelolaan informasi, penyampaian materi, hingga dukungan terhadap aktivitas akademik juga perlu diperhatikan. Tanpa sistem yang tepat, berbagai kegiatan pendidikan berisiko tetap berjalan secara terpisah dan menyulitkan penggunanya. Karena itu, kehadiran platform digital yang sesuai dengan kebutuhan menjadi semakin penting bagi institusi pendidikan maupun penyelenggara pelatihan.

Salah satu platform yang dapat menjadi perhatian adalah Ruang Dosen, yang berfokus pada kebutuhan di lingkungan akademik. Pemanfaatan aplikasi ini dapat mendukung aktivitas dosen dan pengelolaan kegiatan pendidikan melalui pendekatan digital. Informasi mengenai Ruang Dosen dapat dilihat melalui platform Ruang Dosen apabila tersedia pada alamat tersebut.

Selain Ruang Dosen, ACC Learning juga menjadi nama yang relevan dalam pembahasan pengembangan pembelajaran berbasis digital. Platform pembelajaran dapat membantu penyelenggaraan kegiatan belajar dan pelatihan agar lebih terstruktur serta mudah dijangkau sesuai fitur yang tersedia. Ruang Dosen dan ACC Learning memiliki fokus yang dapat saling melengkapi dalam ekosistem pendidikan, tetapi fungsi, fitur, dan manfaat spesifik masing-masing perlu disesuaikan dengan informasi resmi produknya. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, proses pendidikan diharapkan menjadi lebih praktis dan mampu mengikuti kebutuhan pembelajaran masa kini.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/bukan-sekadar-kuliah-dan-kursus-ruang-dosen-dan-acc-learning-bawa-cara-baru-mengelola-dunia-pendidikan

Hasil Panen Melimpah tapi Pengelolaan Masih Ribet? Panen Raya Hadir dengan Solusi Digital!

Hasil Panen Melimpah tapi Pengelolaan Masih Ribet? Panen Raya Hadir dengan Solusi Digital!

Sektor pertanian memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian Indonesia. Namun, mengelola usaha pertanian bukan hanya soal menanam dan memanen. Petani serta pelaku usaha juga perlu mengatur data hasil panen, mencatat aktivitas harian, mengelola mitra, hingga memastikan transaksi berjalan dengan baik. Jika seluruh proses masih dilakukan secara manual, pencatatan bisa menjadi kurang praktis dan informasi usaha lebih sulit dipantau.

Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi menjadi salah satu cara untuk membantu pengelolaan usaha pertanian agar lebih terstruktur. Data yang tersusun rapi dapat memudahkan pelaku usaha memantau kegiatan, mengevaluasi proses kerja, serta menentukan langkah berikutnya berdasarkan informasi yang tersedia. Pemanfaatan teknologi pun membuka peluang bagi sektor pertanian untuk berkembang dengan pengelolaan yang lebih modern dan efisien.

Salah satu solusi digital yang dapat dimanfaatkan adalah aplikasi Panen Raya, yang dirancang untuk mendukung pengelolaan aktivitas pertanian dan peternakan. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengelola data kegiatan serta informasi kemitraan secara digital. Pengelolaan data yang lebih terorganisasi membantu pelaku usaha memantau aktivitas dan mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual. Informasi mengenai aplikasi Panen Raya dapat diakses melalui panenrayakita.id.

Selain mendukung pengelolaan data, Panen Raya juga membantu aktivitas jual-beli serta pencatatan transaksi agar lebih praktis dan terstruktur. Dengan dukungan sistem digital, informasi usaha dapat dikelola dengan lebih mudah sehingga proses pemantauan dan evaluasi menjadi lebih terarah. Kehadiran Panen Raya menjadi salah satu pilihan bagi petani dan pelaku usaha yang ingin mengembangkan pengelolaan pertanian secara digital, menyesuaikan kebutuhan operasional, serta mempersiapkan usaha agar lebih siap menghadapi perkembangan zaman.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/hasil-panen-melimpah-tapi-pengelolaan-masih-ribet-panen-raya-hadir-dengan-solusi-digital

Misteri Mayat Terborgol di Kendal Terungkap! Pria 29 Tahun Tewas Dipukul, Polisi Kini Buru Pelaku

Misteri Mayat Terborgol di Kendal Terungkap! Pria 29 Tahun Tewas Dipukul, Polisi Kini Buru Pelaku

KENDAL – Warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di sebuah bangunan kosong di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Selasa (6/10/2026). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan kiri terborgol dan tertaut pada teralis jendela lantai dua. Kasus ini sontak menjadi perhatian karena kondisi korban mengarah pada dugaan tindak pidana, sementara pelaku dan motifnya hingga kini masih menjadi misteri. detikcom

Penemuan bermula ketika warga mencium bau busuk menyengat dari bangunan yang berada di sekitar Jalur Lingkar Kaliwungu. Setelah mencari sumber bau tersebut, warga akhirnya menemukan jasad korban di lantai dua. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang, termasuk pisau dan gunting, meski hingga kini belum dipastikan apakah kedua benda tersebut berkaitan dengan kematian korban. detikcom

Identitas korban akhirnya terungkap. Polisi memastikan pria tersebut bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal. Hasil autopsi di RS Bhayangkara Semarang mengungkap fakta yang semakin memperkuat dugaan adanya kekerasan. Korban diketahui meninggal akibat hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala dan diperkirakan telah meninggal sekitar 5 hingga 10 hari sebelum ditemukan. detiknews

Yang membuat kasus ini semakin menyisakan tanda tanya, keluarga mengungkapkan Donna telah hilang selama sekitar satu pekan sebelum jasadnya ditemukan. Menurut pamannya, Agus Dwi Nugroho, keluarga sempat mencari keberadaan Donna dan terakhir mendapat informasi bahwa korban berada di kawasan Karangtengah. Pihak keluarga juga menyebut sepeda motor dan ponsel Donna tidak ditemukan ketika jasadnya ditemukan, namun dugaan bahwa barang tersebut diambil pelaku masih merupakan dugaan keluarga dan belum menjadi kesimpulan polisi. detikcom

Kini, Satreskrim Polres Kendal masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Polisi belum mengungkap siapa orang yang terakhir bersama korban maupun bagaimana Donna bisa berada di bangunan kosong tersebut. Terlebih, lokasi penemuan jasad diketahui merupakan bangunan yang dikontrak yayasan untuk rencana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi saat kejadian bangunan tersebut masih kosong. Misteri tentang siapa yang membawa korban ke lokasi, mengapa tangannya diborgol, serta apa yang sebenarnya terjadi sebelum kematiannya menjadi pertanyaan besar yang kini menunggu jawaban dari penyidik. detikcom


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/misteri-mayat-terborgol-di-kendal-terungkap-pria-29-tahun-tewas-dipukul-polisi-kini-buru-pelaku

Berkasnya Ada, Tapi Ijazahnya Kok Jadi Teka-Teki?

Berkasnya Ada, Tapi Ijazahnya Kok Jadi Teka-Teki?

Polemik soal dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali ramai. Kali ini bukan karena netizen sedang kekurangan bahan perdebatan, tetapi setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan Putusan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 pada 6 Oktober 2026. Dalam pertimbangannya, MK menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat. Namun, permohonan perkara tersebut tetap dinyatakan tidak dapat diterima karena para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.

Nah, bagian inilah yang kemudian membuat publik kembali mengernyitkan dahi. KPU RI menjelaskan bahwa ketika proses pencalonan Pilpres 2024, pihaknya menggunakan Surat Keterangan Penyetaraan Nomor 9149/D.D1/KS/2019 serta keputusan terkait dari kementerian sebagai dasar pemeriksaan syarat pendidikan Gibran. KPU beralasan dokumen tersebut diterbitkan oleh lembaga yang berwenang dan pada saat verifikasi belum pernah dicabut atau dibatalkan. Dengan kata lain, bagi KPU, selama suratnya masih dianggap sah, ya diperiksa dan diterima. Urusan ijazah pun mendadak terasa seperti permainan “percaya dulu, cek belakangan”.

MK kemudian memberikan catatan bahwa prinsip praduga keabsahan dokumen seharusnya berjalan bersama prinsip kecermatan dan kehati-hatian. Sebab, dalam persidangan, certificate of attendance dan sejumlah dokumen yang menjadi dasar penerbitan surat penyetaraan disebut tidak menerangkan keberhasilan menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu, melainkan hanya menunjukkan kehadiran dalam proses pembelajaran. Jadi, sederhananya, hadir kuliah ternyata belum otomatis sama dengan membawa pulang ijazah. Ini mungkin terdengar seperti logika paling sederhana di dunia pendidikan, tetapi dalam perkara ini justru menjadi salah satu titik yang kembali diperdebatkan.

Sementara itu, KPU Surakarta ikut angkat bicara mengenai proses pencalonan Gibran saat Pilkada Solo 2020. Ketua KPU Surakarta Yustinus Arya Artheswara mengatakan verifikasi ketika itu telah dilakukan sesuai prosedur. Verifikasi faktual dilakukan melalui Bakorwil VII dan tidak dilakukan langsung sampai ke Singapura. Menurut KPU Surakarta, dokumen pendidikan luar negeri diverifikasi melalui kementerian terkait, sehingga pada saat itu syarat pencalonan Gibran dinilai memenuhi ketentuan. Bawaslu Surakarta juga menyatakan tidak pernah menerima laporan atau menemukan temuan terkait dokumen pendidikan Gibran dalam proses pencalonan Pilkada 2020.

Pada akhirnya, polemik ini belum tentu selesai hanya karena palu MK sudah diketuk. Yang jelas, putusan MK tidak mendiskualifikasi Gibran sebagai Wakil Presiden dan perkara tersebut tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum pemohon. Namun, pertanyaan mengenai bagaimana dokumen pendidikan diverifikasi tetap menjadi bahan perbincangan publik. Kalau biasanya orang mencari ijazah untuk melamar kerja, kasus ini malah membuat publik ramai-ramai menjadi detektif dokumen pendidikan. Bedanya, ini bukan mencari lowongan kerja—yang diperdebatkan justru dokumen yang pernah menjadi bagian dari proses pencalonan wakil presiden.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/berkasnya-ada-tapi-ijazahnya-kok-jadi-teka-teki

Bye-Bye Catatan Berantakan! MERPATI SIKADES Hadir Bikin Koperasi Desa Lebih Teratur

Bye-Bye Catatan Berantakan! MERPATI SIKADES Hadir Bikin Koperasi Desa Lebih Teratur

Di tengah tuntutan agar koperasi desa semakin modern, pengelolaan administrasi dan transaksi tidak lagi ideal jika hanya mengandalkan buku catatan dan pencatatan manual. Digitalisasi mulai menjadi kebutuhan agar data anggota, transaksi, hingga laporan dapat dikelola secara lebih teratur. Kehadiran platform digital seperti MERPATI SIKADES menawarkan pendekatan yang lebih praktis bagi koperasi desa dan BUM Desa yang ingin beralih ke sistem pengelolaan berbasis teknologi. merpatisikades.id

Bukan sekadar tempat mencatat transaksi, pengelolaan koperasi membutuhkan sistem yang mampu mengikuti berbagai aktivitas usaha. Mulai dari simpanan anggota, pinjaman, toko koperasi, layanan pembayaran, hingga kebutuhan pelaporan perlu dikelola dengan rapi agar pengurus lebih mudah memantau perkembangan usaha. Digitalisasi juga dapat membantu menciptakan pencatatan yang lebih terstruktur sehingga informasi kegiatan koperasi lebih mudah ditelusuri ketika dibutuhkan. Yonomaulana

Di sinilah MERPATI SIKADES mulai menarik perhatian. Aplikasi ini merupakan singkatan dari Manajemen Ekonomi Rakyat, Pelayanan, Administrasi, Transaksi, dan Informasi Koperasi Desa dan dirancang khusus untuk mendukung operasional koperasi desa. Fitur yang tersedia mencakup simpanan dan pinjaman anggota, toko koperasi, rental atau sewa, PPOB, pembayaran digital, bantuan anggota, serta pengelolaan multi-koperasi dan BUM Desa. Sistemnya juga menyediakan ringkasan serta laporan secara otomatis, sementara akses data dapat disesuaikan dengan peran masing-masing pengguna. merpatisikades.id

Menariknya, MERPATI SIKADES mengusung konsep sederhana agar tidak membuat pengurus koperasi “pusing tujuh keliling” ketika mulai masuk ke dunia digital. Tampilan dibuat dengan menu sederhana dan tombol yang mudah dipahami, sementara anggota dapat mengakses informasi sesuai hak aksesnya. Dengan pengelolaan transaksi yang lebih tertata dan laporan yang lebih mudah dipantau, aplikasi ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi koperasi desa yang ingin bekerja lebih efisien sekaligus mendorong tata kelola yang lebih transparan. merpatisikades.id


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/bye-bye-catatan-berantakan-merpati-sikades-hadir-bikin-koperasi-desa-lebih-teratur

Bukan Maulid Biasa! Ritual Aneh di Karnaval Pekalongan Bikin Warganet Bertanya-Tanya

Bukan Maulid Biasa! Ritual Aneh di Karnaval Pekalongan Bikin Warganet Bertanya-Tanya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pekalongan biasanya identik dengan lantunan sholawat, pengajian, pawai, hingga berbagai tradisi masyarakat. Namun, perayaan di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, pada September 2026 justru mendadak menjadi sorotan. Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) yang merupakan bagian dari rangkaian Maulid Nabi dan khitanan massal ke-61 menampilkan pertunjukan dengan kostum menyeramkan, peti mati, hingga adegan penyembelihan kambing. Video penampilan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memancing berbagai komentar.

Yang membuat suasana semakin “panas”, sejumlah warganet menilai penampilan tersebut mirip dengan ritual satanik. Dalam video yang beredar, terlihat peserta menggunakan kostum menyerupai sosok tengkorak dan karakter menyeramkan. Ada pula properti yang dianggap menyerupai simbol tertentu yang berkaitan dengan okultisme. Tak heran jika muncul pertanyaan besar: kok bisa pertunjukan seperti itu muncul dalam acara yang berkaitan dengan Maulid Nabi? Bahkan MUI ikut menyoroti penampilan tersebut dan menilai visual maupun aksi yang dianggap menyerupai ritual satanik bertentangan dengan nilai-nilai peringatan Maulid.

Nah, bagian yang cukup bikin publik penasaran justru datang dari balik panggung. Perwakilan peserta, M Akhid dari Tim Simone atau Simbang Gang One, mengaku konsep tersebut bukan dimaksudkan sebagai ritual satanik. Ia mengatakan ide pertunjukan berasal dari kostum dan pertunjukan yang mereka lihat di YouTube. Kostum bahkan disebut disewa dari Malang dan kemudian digunakan sebagai bagian dari koreografi. Peserta mengaku tidak memahami konteks simbol yang digunakan dan akhirnya menyampaikan permintaan maaf karena merasa kurang literasi.

Panitia SKNC juga menyatakan tidak mengetahui secara detail konsep pertunjukan tersebut sebelum tampil. Ketua panitia Mahsun membantah adanya ritual atau pemujaan dan menyebut atraksi tersebut sebagai hiburan warga. Bahkan soal kambing yang disembelih, panitia memberikan penjelasan bahwa hewan tersebut bukan tumbal, melainkan untuk konsumsi bersama setelah acara. Meski begitu, penampilan tersebut tetap menjadi “bumbu panas” yang membuat Maulid Nabi di Simbang Kulon ramai diperbincangkan jauh di luar Pekalongan.

Terlepas dari kontroversinya, Maulid Nabi di Pekalongan memang memiliki tradisi budaya yang cukup kuat. Selain karnaval, masyarakat di wilayah tersebut telah lama menggabungkan peringatan keagamaan dengan kegiatan sosial dan budaya. Di Simbang Kulon sendiri, karnaval tahun 2026 diikuti 25 barisan yang berasal dari 25 musala dengan tema “Nyawiji ing Budaya, Ngukuhake Paseduluran” atau bersatu dalam budaya dan memperkuat persaudaraan. Jadi, yang awalnya dimaksudkan sebagai hiburan dan pelestarian tradisi justru berubah menjadi perbincangan panas gara-gara satu penampilan yang dianggap terlalu ekstrem.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/bukan-maulid-biasa-ritual-aneh-di-karnaval-pekalongan-bikin-warganet-bertanya-tanya

Ruben Onsu vs Sarwendah Makin Panas! Polemik Audit Nafkah Berujung Saling Bantah, Sidang Segera Digelar

Ruben Onsu vs Sarwendah Makin Panas! Polemik Audit Nafkah Berujung Saling Bantah, Sidang Segera Digelar

Drama antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Setelah sebelumnya bersinggungan soal pengasuhan anak, kini perhatian publik tertuju pada polemik audit nafkah dan pengeluaran anak. Pihak Sarwendah menyatakan pembukuan penggunaan nafkah telah dilakukan dan hasilnya sudah tersedia. Namun, kubu Ruben justru mempertanyakan apakah proses tersebut benar-benar dapat disebut sebagai audit karena menurut kuasa hukum Ruben, audit seharusnya dilakukan oleh pihak ketiga yang independen. detikhot

Polemik tersebut kemudian berkembang menjadi saling klarifikasi di ruang publik. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menilai istilah audit yang digunakan pihak Sarwendah perlu diluruskan. Sementara itu, pihak Sarwendah menegaskan siap membuka data terkait penggunaan nafkah anak kepada Ruben. Perbedaan pandangan inilah yang membuat persoalan rumah tangga mantan pasangan tersebut kembali menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan publik. detikhot

Belum selesai soal audit, muncul pula isu mengenai hubungan Ruben dengan anak-anaknya. Kubu Ruben menanggapi pemberitaan yang menyebut anak-anak disebut takut atau enggan bertemu sang ayah. Minola Sebayang mempertanyakan dasar klaim tersebut dan meminta persoalan yang menyangkut kondisi psikologis anak tidak sekadar menjadi pernyataan tanpa bukti atau evaluasi yang jelas. https://celebrity.okezone.com/

Di tengah panasnya polemik tersebut, persoalan Ruben dan Sarwendah kini juga masuk ke ranah hukum perdata. Sarwendah telah mendaftarkan gugatan dugaan wanprestasi terhadap Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak Sarwendah menegaskan gugatan itu bukan perkara harta gono-gini, melainkan berkaitan dengan pelaksanaan kesepakatan yang tercantum dalam akta perjanjian sebelumnya. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober 2026. detikhot

Dengan semakin banyaknya persoalan yang muncul, publik kini dibuat penasaran: apakah polemik audit nafkah akan menjadi titik terang atau justru membuka babak baru perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah? Apalagi, kedua pihak sama-sama memiliki versi masing-masing mengenai persoalan yang sedang berjalan. Yang jelas, perhatian publik kini tertuju pada persidangan mendatang dan bagaimana masing-masing pihak akan membawa bukti serta argumennya ke hadapan hukum. detikcom


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/ruben-onsu-vs-sarwendah-makin-panas-polemik-audit-nafkah-berujung-saling-bantah-sidang-segera-digelar

RuangDosen, Solusi Digital untuk Memudahkan Dosen dan Mahasiswa di Era Pendidikan Modern

RuangDosen, Solusi Digital untuk Memudahkan Dosen dan Mahasiswa di Era Pendidikan Modern

Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Dosen dan mahasiswa kini membutuhkan sistem pembelajaran yang tidak hanya mendukung proses akademik, tetapi juga mampu memberikan akses informasi secara lebih cepat, praktis, dan terintegrasi. Kehadiran platform digital menjadi salah satu solusi untuk mendukung aktivitas perkuliahan di tengah kebutuhan pembelajaran yang semakin fleksibel.

Transformasi digital juga mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan layanan akademik melalui teknologi. Mulai dari pengelolaan informasi perkuliahan, komunikasi akademik, hingga akses berbagai kebutuhan pembelajaran, semuanya dapat dilakukan dengan dukungan platform digital. Langkah ini membantu menciptakan proses pendidikan yang lebih efektif sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan dosen dan mahasiswa.

Salah satu platform yang dapat dimanfaatkan adalah RuangDosen, sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung kebutuhan akademik dosen dan mahasiswa. Melalui RuangDosen, pengguna dapat mengakses layanan pembelajaran secara lebih praktis melalui sistem digital. Platform ini juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang membantu menghubungkan kebutuhan akademik dengan teknologi dalam satu layanan yang lebih terarah.

Dengan pemanfaatan RuangDosen, aktivitas akademik dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan terorganisasi. Kehadiran platform seperti ini memberikan peluang bagi perguruan tinggi untuk terus mengembangkan layanan pendidikan berbasis teknologi, sekaligus membantu dosen dan mahasiswa beradaptasi dengan pola pembelajaran digital. Teknologi seharusnya membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, terukur, dan siap dikembangkan.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/ruangdosen-solusi-digital-untuk-memudahkan-dosen-dan-mahasiswa-di-era-pendidikan-modern

Kebakaran Dekati TPAS Gunung Santri Cirebon, Petugas Bergerak Cegah Api Meluas

Kebakaran Dekati TPAS Gunung Santri Cirebon, Petugas Bergerak Cegah Api Meluas

Kebakaran lahan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPAS) Gunung Santri, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjadi perhatian setelah api sempat merembet ke sebagian kawasan pembuangan sampah. Kebakaran tersebut bermula dari lahan di sekitar Gunung Leneng, wilayah perbatasan Desa Kepuh dan Kedondong, sebelum kemudian menjalar menuju tumpukan sampah di area TPAS.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon mengerahkan sejumlah regu dan kendaraan pemadam untuk mengendalikan api. Penanganan dilakukan secara bertahap karena kebakaran pada tumpukan sampah memiliki tantangan tersendiri, termasuk kemungkinan masih adanya bara di bagian bawah meskipun permukaan terlihat sudah padam. Hingga Selasa, 6 Oktober 2026, petugas masih melakukan pemadaman dan pemantauan di sejumlah titik.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon juga memperkuat upaya pencegahan agar api tidak meluas ke kawasan TPAS yang lebih luas. Petugas membuat jalur sekat bakar dan membasahi area di sekitar lokasi sebagai langkah untuk menghambat pergerakan api. Penanganan turut melibatkan koordinasi antara DLH, DPKP, PT Indocement, dan Kodim 0620, sementara armada pemadam tetap disiagakan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan kawasan pengelolaan sampah, terutama ketika kondisi lingkungan relatif kering. Petugas terus berupaya memastikan api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke area TPAS maupun lingkungan sekitar. Berdasarkan laporan DLH, hingga Selasa siang belum terdapat laporan mengenai kebakaran yang berdampak pada permukiman warga di sekitar TPAS Gunung Santri.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/kebakaran-dekati-tpas-gunung-santri-cirebon-petugas-bergerak-cegah-api-meluas

Lionel Messi Tutup Perjalanan Bersama Argentina dengan Gol dan Air Mata

Lionel Messi Tutup Perjalanan Bersama Argentina dengan Gol dan Air Mata

Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina dalam laga persahabatan menghadapi Benin pada 6 Oktober 2026. Argentina berhasil meraih kemenangan 3–0 di Stadion Monumental, Buenos Aires. Dalam pertandingan tersebut, Messi mencetak satu gol melalui titik penalti dan turut memberikan dua assist untuk membantu Argentina mengakhiri laga dengan kemenangan.

Pertandingan tersebut menjadi momen emosional bagi Messi setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Timnas Argentina. Pemain yang dikenal dengan nomor punggung 10 itu mendapat sambutan hangat dari puluhan ribu pendukung yang memenuhi stadion. Momen perpisahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang Messi bersama tim nasional di level internasional.

Selama membela Argentina, Messi mencatatkan 208 penampilan dan 126 gol. Ia juga menjadi bagian penting dari sejumlah pencapaian besar Argentina, termasuk keberhasilan memenangkan Copa América dan Piala Dunia 2022. Catatan tersebut membuat pertandingan terakhirnya bersama Argentina menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier sepak bolanya.

Meski mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina, Messi belum menyatakan pensiun dari sepak bola profesional. Ia masih melanjutkan karier di level klub bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Dengan demikian, penggemar sepak bola masih berkesempatan menyaksikan aksi Messi meski perjalanan panjangnya bersama Argentina telah memasuki babak akhir.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/lionel-messi-tutup-perjalanan-bersama-argentina-dengan-gol-dan-air-mata

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45%, Manufaktur Kembali Ekspansif

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45%, Manufaktur Kembali Ekspansif

Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada triwulan II 2026, ekonomi juga tumbuh 5,29% secara tahunan, dengan sektor akomodasi dan makan minum menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada semester I, yakni 11,83%.

Sinyal positif juga terlihat dari aktivitas industri manufaktur. PMI Manufaktur Indonesia meningkat menjadi 52,4 pada September 2026, dari 49,8 pada Agustus. Angka di atas 50 menunjukkan aktivitas manufaktur berada dalam fase ekspansi. Kementerian Keuangan mencatat penguatan tersebut terjadi secara luas, ditandai dengan meningkatnya permintaan, produksi, tenaga kerja, aktivitas pembelian, dan persediaan input.

Penguatan manufaktur menjadi salah satu indikator penting bagi aktivitas ekonomi nasional karena berkaitan dengan produksi dan kegiatan usaha. Permintaan ekspor juga dilaporkan meningkat dengan laju terkuat sejak Mei 2022. Selain itu, aktivitas manufaktur di sejumlah mitra dagang Indonesia seperti Thailand, China, dan Amerika Serikat juga berada di zona ekspansi, sehingga membuka peluang bagi peningkatan permintaan terhadap produk Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi dan kembali ekspansifnya manufaktur memberikan gambaran bahwa aktivitas ekonomi Indonesia tetap bergerak di tengah ketidakpastian global. Ke depan, menjaga permintaan domestik, meningkatkan produktivitas industri, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat daya saing sektor manufaktur menjadi bagian penting untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/ekonomi-indonesia-tumbuh-545-manufaktur-kembali-ekspansif

Usaha Makin Rapi dan Untung Lebih Terukur, Ini Tips Jitu Kelola Bisnis UMKM

Usaha Makin Rapi dan Untung Lebih Terukur, Ini Tips Jitu Kelola Bisnis UMKM

Menjalankan usaha tidak hanya membutuhkan produk yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat, tetapi juga pengelolaan bisnis yang teratur. Pelaku UMKM perlu mengetahui jumlah stok, pemasukan, pengeluaran, hingga perkembangan penjualan agar dapat mengambil keputusan dengan lebih tepat. Pencatatan yang konsisten menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga usaha tetap sehat dan berkembang.

Salah satu tips yang dapat diterapkan adalah memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha sejak awal. Selain itu, lakukan pencatatan transaksi secara rutin, periksa stok secara berkala, tentukan harga jual berdasarkan biaya dan keuntungan yang diharapkan, serta manfaatkan teknologi untuk mengurangi pekerjaan administrasi yang masih dilakukan secara manual. Dengan pengelolaan yang rapi, pelaku usaha dapat lebih mudah mengetahui kondisi bisnis dan menyusun strategi berikutnya.

Untuk membantu proses tersebut, Aposerba hadir sebagai platform digital yang dapat mendukung kebutuhan pengelolaan usaha. Aposerba menyediakan berbagai fitur untuk membantu pelaku UMKM dalam mengelola transaksi penjualan, stok barang, pencatatan keuangan, hingga mendukung pembayaran digital melalui QRIS. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, aktivitas operasional usaha dapat dilakukan secara lebih praktis dan terorganisasi.

Pemanfaatan Aposerba dapat menjadi langkah bagi pelaku usaha untuk mulai beralih dari pencatatan manual menuju pengelolaan bisnis berbasis digital. Data transaksi dan stok yang lebih tertata dapat membantu pemilik usaha memantau perkembangan bisnis serta membuat keputusan berdasarkan kondisi usaha. Dengan pengelolaan yang konsisten dan dukungan teknologi yang tepat, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh secara berkelanjutan.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/usaha-makin-rapi-dan-untung-lebih-terukur-ini-tips-jitu-kelola-bisnis-umkm

Digitalisasi Desa Makin Mudah, Merpati Si Kades Bantu Kelola Administrasi Secara Terintegrasi

Digitalisasi Desa Makin Mudah, Merpati Si Kades Bantu Kelola Administrasi Secara Terintegrasi

Digitalisasi pemerintahan desa semakin dibutuhkan untuk membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, tertata, dan mudah dipantau. Pengelolaan data penduduk, administrasi, surat-menyurat, hingga berbagai informasi desa kini dapat dilakukan dengan dukungan teknologi digital. Transformasi ini juga membantu perangkat desa mengurangi proses manual yang membutuhkan waktu lebih lama.

Pemanfaatan sistem digital tidak hanya bertujuan mempercepat pekerjaan administrasi, tetapi juga mendukung pengelolaan data yang lebih terstruktur. Dengan informasi yang tersimpan secara terorganisasi, perangkat desa dapat lebih mudah mencari data, memperbarui informasi, serta menyiapkan kebutuhan pelayanan masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang semakin modern.

Salah satu solusi yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah Merpati Si Kades, platform digital yang dirancang untuk membantu pengelolaan pemerintahan desa secara lebih praktis dan terintegrasi. Melalui platform ini, berbagai kebutuhan administrasi dan pengelolaan informasi desa dapat dikelola dalam satu sistem sehingga membantu perangkat desa bekerja lebih efisien dan terarah.

Merpati Si Kades juga dapat menjadi sarana pendukung bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan pemanfaatan sistem digital, proses pengelolaan data dan administrasi dapat dilakukan secara lebih terstruktur, transparan, dan mudah dipantau. Kehadiran platform ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong desa menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan berbasis teknologi.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/digitalisasi-desa-makin-mudah-merpati-si-kades-bantu-kelola-administrasi-secara-terintegrasi

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Timnas Indonesia berhasil mencatat sejarah dengan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan berlangsung dramatis hingga 120 menit dengan skor 2-2 sebelum Indonesia memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-2. (FIFA)

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Indonesia membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84, tetapi Thailand mampu menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat Iklas Sanron. Pada babak tambahan waktu, Thailand kembali unggul melalui Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Namun, Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 sehingga laga harus ditentukan melalui adu penalti. (FIFA)

Dalam babak adu penalti, empat eksekutor Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya. Sementara itu, dua eksekutor Thailand gagal mencetak gol. Kiper Emil Audero menjadi salah satu pemain penting setelah menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya, yang memastikan Indonesia menang 4-2 dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Tribrata News)

Gelar ini menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia karena merupakan gelar juara pertama pada FIFA ASEAN Cup. Kemenangan tersebut juga mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi di level senior, sekaligus menjadi momentum penting bagi skuad Garuda setelah perjuangan panjang menghadapi Thailand di final. (FIFA)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/timnas-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-garuda-taklukkan-thailand-lewat-adu-penalti

MK Akan Bacakan Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini

MK Akan Bacakan Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024. Putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 akan dibacakan pada Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Gedung MK, Jakarta. Hingga siang ini, putusan tersebut belum dibacakan sehingga hasil akhirnya masih menunggu sidang malam nanti. (Bisnis.com)

Perkara tersebut diajukan oleh 12 pemohon yang mempersoalkan pemenuhan persyaratan pendidikan Gibran. Dalam proses persidangan, MK telah mendengarkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk KPU, Bawaslu, ahli dan saksi, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan atase pendidikan Indonesia di Singapura serta Australia. (Mahkamah Konstitusi RI)

Salah satu pokok yang menjadi perhatian adalah pemenuhan ketentuan pendidikan bagi calon presiden dan wakil presiden. Para pemohon meminta MK mempertimbangkan konsekuensi hukum terhadap pencalonan Gibran, sementara pihak terkait dalam persidangan memberikan penjelasan mengenai proses administrasi dan dokumen pendidikan yang digunakan saat pencalonan. Persoalan kewenangan MK untuk memeriksa perkara tersebut juga menjadi bagian dari proses persidangan. (Mahkamah Konstitusi RI)

Hasil keputusan MK belum dapat disebutkan sebelum sidang pengucapan putusan berlangsung. Masyarakat dapat mengetahui amar putusan setelah dibacakan dalam sidang pleno terbuka. MK menjelaskan bahwa putusan memiliki kekuatan hukum mengikat sejak diucapkan dalam sidang tersebut dan selanjutnya diunggah melalui laman resmi MK. (Mahkamah Konstitusi RI)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/mk-akan-bacakan-putusan-gugatan-syarat-pendidikan-gibran-malam-ini

Ledakan Guncang Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak dan Lima Orang Terluka

Ledakan Guncang Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak dan Lima Orang Terluka

Ledakan mengguncang kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas gabungan kemudian mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Antara News)

Dampak ledakan tidak hanya terjadi pada bangunan yang menjadi titik kejadian. Data sementara kepolisian mencatat sekitar 41 bangunan mengalami kerusakan, termasuk ruko dan sejumlah rumah di sekitar lokasi. Kerusakan terutama berupa kaca pecah, sementara beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan lebih berat. Sejumlah kendaraan di sekitar lokasi juga terdampak. (detikcom)

Mengenai penyebabnya, polisi menyatakan tidak menemukan bahan peledak atau unsur bom dalam pemeriksaan awal. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan sementara, ledakan diduga berkaitan dengan kebocoran gas LPG di lokasi yang kemudian menimbulkan tekanan gas. Namun, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab dan rangkaian kejadian secara menyeluruh. (detikcom)

Saat ini area sekitar lokasi telah diamankan untuk mendukung proses pemeriksaan dan penanganan. Masyarakat juga diimbau menjauhi area kejadian dan menggunakan jalur alternatif karena akses di sekitar lokasi digunakan kendaraan petugas. Penanganan dilakukan oleh kepolisian bersama unsur pemerintah dan tim terkait, sementara kondisi para korban masih mendapatkan perawatan medis. (Bisnis.com)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/ledakan-guncang-ruko-san-antonio-pakuwon-city-surabaya-41-bangunan-rusak-dan-lima-orang-terluka

Perjuangan Panjang Timnas Indonesia Berbuah Sejarah, Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Perjuangan Panjang Timnas Indonesia Berbuah Sejarah, Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Perjuangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya berbuah manis setelah skuad Garuda berhasil mengangkat trofi pada final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Gelar tersebut menjadi sejarah karena Indonesia keluar sebagai juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup. (Presiden RI)

Perjalanan menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Pada laga final, Indonesia harus menghadapi Thailand yang memberikan perlawanan ketat. Setelah babak pertama tanpa gol, Dean James membawa Indonesia unggul pada menit ke-84. Thailand kemudian menyamakan kedudukan tiga menit berselang melalui Iklas Sanron, sebelum Peeradol Chamrasamee membuat Thailand berbalik unggul pada menit ke-111. (FIFA)

Dalam situasi tertinggal, skuad Garuda tidak menyerah hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir. Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 sehingga skor menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Empat eksekutor Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya, sementara Emil Audero melakukan penyelamatan penting untuk membantu Indonesia menang 4-2. (FIFA)

Keberhasilan tersebut menjadi penutup perjuangan yang penuh tekanan sekaligus momentum penting bagi sepak bola Indonesia. Pelatih John Herdman menyebut keberhasilan membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup sebagai pencapaian terbaik dalam kariernya, sementara kemenangan atas Thailand juga disebut menunjukkan perkembangan positif sepak bola Indonesia di tingkat regional. (ANTARA News Jawa Timur)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/perjuangan-panjang-timnas-indonesia-berbuah-sejarah-garuda-juara-fifa-asean-cup-2026

47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, Cek Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatif

47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, Cek Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatif

Jakarta menghadapi 47 aksi penyampaian pendapat pada Senin, 5 Oktober 2026. Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan tersebut. Polisi menyebut penempatan personel dilakukan berdasarkan lokasi, karakter, dan kebutuhan masing-masing aksi, termasuk di jalur pergerakan massa serta titik pengaturan lalu lintas. (ANTARA News)

Salah satu lokasi yang perlu menjadi perhatian pengguna jalan adalah kawasan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto. Aksi BEM Seluruh Indonesia dijadwalkan berlangsung di depan gedung tersebut, sehingga pengendara yang melintasi kawasan Gatot Subroto diimbau berhati-hati dan mempertimbangkan rute alternatif. Rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tidak diberlakukan secara permanen, tetapi akan disesuaikan dengan kondisi dan jumlah massa di lapangan. (ANTARA News)

Selain kawasan DPR/MPR, pengguna jalan juga sebaiknya mengantisipasi koridor Sudirman–Thamrin, Bundaran HI, Dukuh Atas, Patung Kuda, Monas, Harmoni, Semanggi, dan Bundaran Senayan. Kawasan-kawasan tersebut merupakan titik strategis yang sebelumnya menjadi perhatian dalam pengamanan aksi dan pengaturan lalu lintas. Karena rekayasa bersifat situasional, kondisi jalan dapat berubah mengikuti perkembangan kegiatan. (Antara News)

Untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan, masyarakat yang tidak berkepentingan di lokasi aksi disarankan mengatur perjalanan lebih awal, menghindari kawasan konsentrasi massa, serta mengikuti arahan petugas lalu lintas. Pengguna jalan dari arah Jakarta Barat yang menuju pusat kota dapat mempertimbangkan koridor Tomang–Harmoni, sementara dari Jakarta Selatan dapat mempertimbangkan Tendean–Tugu Tani dan dari Jakarta Timur melalui Jatinegara–Kramat Raya, dengan tetap menyesuaikan kondisi lalu lintas terkini. (ANTARA News)

Titik yang Perlu Diantisipasi

  • Gedung DPR/MPR – Jalan Gatot Subroto

  • Semanggi

  • Bundaran Senayan

  • Jalan Jenderal Sudirman

  • Dukuh Atas

  • Jalan MH Thamrin

  • Bundaran HI

  • Patung Kuda

  • Harmoni

  • Monas

Daftar tersebut merupakan kawasan yang perlu diantisipasi, bukan berarti seluruh ruas jalan tersebut pasti ditutup. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. (ANTARA News)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/47-aksi-demo-di-jakarta-hari-ini-cek-titik-rawan-macet-dan-jalur-alternatif

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira Polri, 19 Kapolda Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira Polri, 19 Kapolda Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau penugasan baru. Mutasi mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri sekaligus pergantian pimpinan kepolisian daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergantian 19 Kapolda. Mereka yang mendapat penugasan sebagai Kapolda baru antara lain

  1. Irjen Pol. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya.

  2. Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku.

  3. Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau.

  4. Irjen Pol. Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau.

  5. Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur.

  6. Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.

  7. Brigjen Pol. Hendra Kurniawan sebagai Kapolda Banten.

  8. Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan dipercaya memimpin Polda Jawa Tengah.

  9. Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur.

  10. Brigjen Pol. Pasma Royce sebagai Kapolda Bali.

  11. Irjen Pol. Jawari ditugaskan sebagai Kapolda Sumatera Barat.

  12. Irjen Pol. M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.

  13. Irjen Pol. Widodo sebagai Kapolda Jambi.

  14. Irjen Pol. Nurworo Danang sebagai Kapolda Gorontalo

  15. Brigjen Pol. Sonny Irawan mendapat tugas sebagai Kapolda Sumatera Utara.

  16. Brigjen Pol. Ronny Samtana sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

  17. Irjen Pol. Rizal Irawan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

  18. Irjen Pol. Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat.

  19. Irjen Pol. Langgeng Purnomo sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selain pergantian Kapolda, mutasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri. Penataan tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta memastikan kebutuhan institusi dapat dipenuhi melalui penempatan perwira sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan adanya rotasi dan promosi tersebut, Polri memasuki fase penyegaran struktur kepemimpinan di tingkat pusat maupun daerah di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/kapolri-suyudi-mutasi-88-perwira-polri-19-kapolda-berganti-ini-daftar-lengkapnya