Pergantian Kapolri Jadi Awal Perombakan Besar Polri, 19 Kapolda dan Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Pergantian Kapolri Jadi Awal Perombakan Besar Polri, 19 Kapolda dan Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sementara Wahyu Hadiningrat menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026.

Setelah pergantian pimpinan, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapatkan promosi atau penugasan baru. Perubahan mencakup sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri serta 19 posisi Kapolda di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan penataan jajaran Polri di bawah kepemimpinan baru.

Sejumlah jabatan penting di tingkat Mabes Polri turut mengalami perubahan. Di antaranya Irjen Pol. Asep Edi Suheri yang ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam, Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim, serta Irjen Pol. Hery Herjawan sebagai Kabaharkam. Pergantian juga terjadi pada sejumlah jabatan lain, termasuk Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadivkum, Kakortastipidkor, dan Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Rotasi juga menyentuh sejumlah wilayah, termasuk Polda Metro Jaya, Jawa Barat, DIY, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, dan Nusa Tenggara Timur. Untuk Polda DIY, misalnya, Irjen Pol. Langgeng Purnomo resmi menggantikan Irjen Pol. Anggoro Sukartono sebagai Kapolda DIY. Sementara itu, Irjen Pol. Dadang Hartanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Metro Jaya dan Irjen Pol. Hengki ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Barat. Rangkaian pergantian ini diharapkan memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/pergantian-kapolri-jadi-awal-perombakan-besar-polri-19-kapolda-dan-sejumlah-pejabat-strategis-berganti

0 komentar:

Posting Komentar